Why Abraham's Seed?

Blog ini diberi nama Abraham's Seed "Karena jika kita adalah milik Kristus kita juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah." (Gal 3:29)

This blog is named with Abraham's Seed because "If you belong to Christ, then you are Abraham's seed, and heirs according to the promise." (Gal 3:29)
Read full story

Monday, March 16, 2015

Tidak Selalu Mudah

Menjalani kehidupan masa sekarang tidaklah mudah, kadang terasa begitu sulit dan berat…
Kita mengalami kesukaran dalam kehidupan yang mungkin tidak tepat dimana kita inginkan secara jasmani, emosional, intelektual maupun rohani.
Tetapi pahamilah, saat-saat sukar dalam kehidupan menyebabkan kita bertumbuh, itulah saat iman kita dikembangkan. Itulah saat Tuhan sedang mengerjakan sesuatu dalam kehidupan kita.
Kita mungkin tidak menyukainya, tetapi jika kita memelihara sikap yang benar, Tuhan berjanji memakai kesulitan demi kebaikan kita, demi keuntungan kita.
Sebab “Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNYA” Maz 37 : 23
Jika Tuhan mengatur setiap langkah kita maka kita yakin bahwa IA sangat tahu akan keadaan kita.
Dalam masa sukar, karakter kita berkembang. Sesuatu terjadi dalam diri kita, Tuhan sedang membuat diri kita bertumbuh. Jika Tuhan melepaskan kita dalam sekejap dari setiap kesukaran dan masalah, kita tidak lagi membutuhkan IMAN bahkan lebih dari itu kita tidak pernah berkembang menjadi pribadi yang Tuhan inginkan, karena “Allah turut berkerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi DIA yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” Roma 8 : 28.
Sebab itu marilah kita berdoa :
Tuhan, Aku tahu Engkau sepenuhnya memegang kendali dalam kehidupanku, dan Engkau menempatkan aku tepat dimana Engkau ingin aku berada, jadi aku akan tetap tinggal penuh dengan IMAN. Aku akan tetap penuh deengan sukacita dan maju terus, karena mengetahui bahwa Engkau menggunakan kesukaran-kesukaran ini demi keuntunganku.
Engkau Tuhan yang menjadi perisai dan perlindunganku, kota benteng dan pertahananku, sebab Engkau Tuhan yang melepaskanku dari setiap jerat perangkap, bahkan panah di waktu siang.
Buat IMAN ku bertumbuh sama dengan otot, bertumbuh semakin kuat melalui perlawanan, dilatih saat direntangkan, dan saat didorong. Engkau yang melatih dan membentuk setiap OTOT-OTOT IMANKU… in Jesus Name I’ve PRAY… Amien!!

Thursday, October 27, 2011

Deklarasi 28 Oktober 2011

Besok tanggal 28 Oktober 2011 kita merayakan Sumpah Pemuda yang ke 83.
Sering kali sikap nasionalisme kita tumbuh hanya pada saat moment" tertentu seperti Sumpah Pemuda, Hari Kemerdekaan atau hari raya nasional lainnya. Namun pada saat hari" biasa ketika kita beraktivitas terkadang kita kecewa dengan infrastruktur atau pelayanan yang disediakan pemerintah kita, sehingga kadang kita sempat terucap kata" umpatan bahkan kata" kutuk terhadap bangsa kita INDONESIA, Bangsa yang seharusnya kita kasihi, yang seharusnya kita banggakan, yang seharusnya kita bangun, yang seharusnya kita bela.


Tidak sadarkah kita bahwa perkataan kita itu juga menjadi doa kita. Kenapa tidak kita ganti perkataan kutuk kita menjadi perkataan yang memberkati, perkataan yang positif, perkataan yang membangun bangsa kita tercinta Indonesia.


Nah pada kesempatan ini ane mengajak kepada seluruh khalayak ramai warga Indonesia yang mengaku Cinta akan Bangsanya, Bangsa Indonesia. Yuk, Mari kita ucapkan kata" yang positif buat Bangsa ini, khususnya di moment yang istimewa ini, saat merayakan sumpah Pemuda. Apa lagi kalo perkataan ini bisa diucapkan, dideklarasikan di banyak tempat di Indonesia, tentunya ini juga akan menjadi doa banyak masyarakat di Indonesia, siapa tahu Yang Di atas tersentuh hati-Nya, sehingga diangkatlah Bangsa kita Indonesia dari keterpurukan sehingga menjadi Bangsa yang makmur bahkan kaya tanpa hutang.


Yuk mari kita deklarasikan bersama" besok di tanggal 28 Oktober 2011:

Scan10073 [1280x768]

Friday, June 24, 2011

Jesus Painting

Saturday, March 19, 2011

Purim

“karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin” ( Ester 9 : 22 )

Purim itu menjadi hari ‘pembalikan keadaan’. Kematian jadi kehidupan, dukacita jadi sukacita, ratapan jadi tawa dan tarian.Namun ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, Purim juga jadi hari “BERSEDEKAH kepada orang-orang miskin”. Rupanya, melayani orang miskin, merupakan semacam “meterai” pengesahan akan semuanya. Kerasulan Pauluspun disahkan oleh “meterai” yang sama.

Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugrahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat; hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya.

( Galatia 2 : 9 - 10 )

 

Jadi mari rayakan Purim dengan tepat. Halleluya.

 

By HIS Grace,

Pdt. Petrus Agung Purnomo

Monday, February 14, 2011

Show Me Your Face


Moses stood on the mountain
Waiting for You to pass by
You place Your hand over his face
So in Your presence he would'nt die
All of Israel saw the glory
And it shines down through the age
And You've called us to boldly seek Your face

Show me Your face, Lord
Show me Your face
And then gird up my legs, I might stand in this holy place
Show me Your face, Lord
Your power and Your grace
I will make it to the end if I could just see Your face

 

David knew there was something more
Than the ark of Your presence
In a manger Messiah was born
Among kings and some peasants
All of Israel saw the glory
And it shines down through the age
And You've call us to boldly seek Your face

Show me Your face, Lord
Show me Your face
And then gird up my legs, I might stand in this holy place
Show me Your face, Lord
Your power and Your grace
I will make it to the end if I could just see Your face

By : Paul Wilbur

Sunday, January 23, 2011

Ketidakpercayaan

Hari-hari ini, hal yang paling berbahaya adalah ‘KETIDAKPERCAYAAN’. Ketika pertolongan Tuhan seperti bertahap, selangkah demi selangkah, ketidakpercayaan mungkin hanya akan berakibat pada lambannya mujijat dan pertolongan Tuhan dalam hidup kita. Dan seringkali ketidakpercayaan hanya berujung pada tidak terjadinya mujijat atau janji Tuhan dalam hidup kita. Namun ketika Tuhan bekerja dengan kuat dan cepat, ketidakpercayaan bisa begitu berbahaya.

 

Ketidakpercayaan bisa mendatangkan kematian. Ketidakpercayaan mendatangkan hukuman yang seketika. Saat Tuhan bergerak langkah demi langkah, belajarlah untuk percaya.

 

Waktu Dia bergerak dengan cepat dan kuat, tak ada pilihan… harus percaya… dan percaya. 

 

By HIS Grace,

Pdt. Petrus Agung Purnomo

Monday, October 11, 2010

Pengakuan Iman - Generasi Penuntas

Kebaktian minggu lalu dibagikan Pengakuan Iman ini. My Pastor said, "Let's confess this 14 confession everyday on the next 2 weeks, and breakthrough is coming." So let's do it my fellow.

 

DI DALAM NAMA TUHAN YESUS :

  1. Kami percaya, ada tudung perlindungan Tuhan yang baru atas hidupku dan bangsa Indonesia.
  2. Kami percaya bahwa kami senantiasa hidup dalam perkenan Tuhan.
  3. Kami percaya ada kesatuan dalam Tubuh Kristus di Indonesia.
  4. Kami percaya bangsa Indonesia keluar dari perbudakan dosa dan semua akibatnya, sehingga hati bangsa ini berbalik kepada Tuhan.
  5. Kami percaya semua talenta, kesempatan, karakter, kemampuan dan kekayaan kami dan bangsa Indonesia berkembang berlipatkaliganda.
  6. Kami percaya bangsa kami akan segera mengalami lawatan Tuhan yang dahsyat.
  7. Kami percaya Tabut Tuhan akan menetap dan tinggal di Indonesia.
  8. Kami percaya bahwa kami akan naik ke next level dalam percepatan Tuhan yang dahsyat.
  9. Kami percaya semua yang dicuri iblis dalam hidup kami pasti dan harus dikembalikan 7x lipat.
  10. Kami percaya semua taburan jadi tuaian 100 x ganda.
  11. Kami percaya semua janji Tuhan jadi kenyataan. Firman jadi daging.
  12. Kami percaya kekayaan seberang laut akan beralih kepada kami sehingga membuat kami jadi saluran berkat buat bangsa-bangsa.
  13. Kami percaya semua kemustahilan jadi keajaiban.
  14. Kami percaya bahwa kami mencapai garis akhir dan menggelar karpet merah menyambut Yesus datang yang ke 2.

AMIEN.

Your Opinion

Nama:
Alamat Email:
Pendapat Anda tentang blog ini:

create form